Nunukan, Bimas Islam --- Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan apresiasi pada Milad ke-2 Kampung Sadar Zakat Sakti. Kampung Sadar Zakat Sakti ini berada di bawah koordinasi UPZ Sebatik Timur dan Baznas Kabupaten Nunukan, Kaltara.
"Semoga program ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berzakat untuk menopang dan meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat," ungkap Kabid PHU dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Kaltara, M. Saleh di Nunukan, Senin (11/10/21).
Apresiasi juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan. "Semangat berzakat di Kampung Sadar Zakat Sakti semoga menginspirasi daerah lain sehingga zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, melainkan juga kebutuhan," ungkap Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Asmar.
Sebagai informasi, Kampung Sadar Zakat Sakti ini merupakan inovasi program Kementerian Agama yang diinisiasi Penyuluh Agama Islam non-PNS Sebatik Timur, Salmiah. Program yang sudah dilaksanakan selama dua tahun ini berhasil mengantarkan Salmiah sebagai Juara 1 Penyuluh Teladan Tingkat Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kaltara Tahun 2021.
"Tujuan Kampung Sadar Zakat Sakti untuk menarik pehatian, menumbuhkan semangat serta kesadaran masyarakat dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah," ungkap Salmiah.
Salmiah menambahkan, dalam Milad ke-2 ini dibagikan 222 paket sembako kepada fakir miskin, anak yatim, dan mustahik lainnya. Masing-masing sembako senilai 200 ribu rupiah.
Hadir dalam milad ke-2 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ini sejumlah pejabat Kankemenag Kabupaten Nunukan, Anggota DPR Kabupaten dan Provinsi, serta tokoh masyarakat.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



