Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengatakan, selain kepuasan masyarakat yang meningkat, tujuan yang tidak kalah penting dari program Revitalisasi KUA adalah menurunnya angka persoalan keluarga.
Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam pada kegiatan Penguatan 106 KUA Revitalisasi, yang digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (24-26/5/2023), di Jakarta.
"Revitalisasi KUA ini, outcome-nya, tidak hanya kepuasan masyarakat ketika datang ke KUA, tetapi ada dampak sosial yang dirasakan oleh masyarakat secara siginifikan, misalnya, angka perceraian turun, angka stunting menurun, kekerasan keluarga juga menurun, pernikahan dini menurun. Ini semua persoalan keluarga," kata Dirjen Bimas Islam, Kamis (25/5/2023).
Ia melanjutkan, menurunnya angka persoalan keluarga merupakan target jangka pendek dari program Revitalisasi KUA.
Sementara, target jangka panjangnya yaitu terciptanya transformasi sosial, KUA semakin kompeten dalam mengantisipasi dan menyelesaikan persoalan-persoalan keagamaan masyarakat.
Kemudian, imbuhnya, eksistensi KUA menjadi lebih kuat jika revitalisasi dijalankan dengan baik. "Eksistensi KUA dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat fundamental," tandasnya.
Msk/Mr



