Jakarta, Bimas Islam --- Dalam sejarah Islam, masjid berfungsi sebagai basis pembinaan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam hal ini, peran seorang imam masjid menjadi sangat penting.
Hal itu dikatakan Koordinator dan Imam Rawatib Masjid Istiqlal, TG. Ahmad Husni Ismail dalam acara Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) episode ke-24 yang mengangkat tema ‘Kiat Menjadi Imam Masjid Ideal’, Senin (4/10/21) secara virtual.
“Seorang imam menjadi peran utama dalam suatu masjid, karena imam masjid tidak hanya memimpin salat, melainkan menjadi aktor perubahan sosial bagi jemaah dan masyarakat sekitarnya,” ujarnya pada acara yang disiarkan secara live streaming di channel Youtube dan Facebook Bimas Islam Tv itu.
Menurut pria yang akrab disapa Tuan Guru Husni itu, keberadaan imam masjid sama pentingnya dengan keberadaan hakim di sebuah pengadilan.
“Sebab, seorang imam memiliki amanah yang sangat besar, memimpin jemaah ketika salat dan di luar salat pun idealnya harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam kehidupan yang lebih luas,” ungkapnya.
Menurutnya, profesi imam sangat menuntut adanya keahlian-keahlian tertentu. Artinya tidak sembarang orang menjadi imam dengan berbagai kriteria yang harus dimilikinya.
“Sehingga perlu ada kiat-kiat yang diupayakan sungguh-sungguh secara pribadi, agar dia layak menjadi seorang imam,” ungkapnya.
TG Husni mengungkapkan, harus ada generasi yang dididik sejak dini. “Seorang ibu yang mengandung, kalau janinnya laki-laki maka harus diniatkan dan didoakan untuk menjadi imam. Hal itu juga dianjurkan di dalam Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia mengutip ayat Al-Qur’an yang artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa,” (QS. Al-Furqon: 74). “Jadi kalau kita menginginkan seorang anak yang saleh dan bisa menjadi imam atau pemimpin, maka jangan berhenti mendoakannya, meski ketika kecil sangat nakal teruslah didoakan. Seperti Imam as-Sudais seorang imam dan khatib Masjidil Haram, konon ketika kecil juga sangat nakal namun senantiasa didoakan ibunya,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



