Banjarbaru, Bimas Islam -- Ungkapan tidak ada hasil yang mengkhianati proses tampaknya selaras dengan pengalaman regu Syarhil Qur'an Kafilah Jatim. Latihan rutin dengan kedisiplinan tinggi mengantarkan regu ini layak berada di partai final MTQ Nasional ke-29.
"Alhamdulillah merasa sangat senang. Bisa mewakili Provinsi Jatim di ajang Nasional. Kami melakukan latihan vokal secara rutin, tepat sesaat setelah bangun tidur," ungkap Pensyarah (Penjelas) regu, Sabrina Zarah Azura di Aula BPSDM Kalsel, Banjarbaru, Senin (17/10/22).
Menurut gadis 17 tahun yang masih duduk di bangku kelas 12 SMA Negeri 1 Manyar, Gresik ini, capaian tersebut berkat dukungan seluruh pihak. "Semua guru, pendamping, orang tua, dan banyak pihak yang tidak mungkin disebut satu per satu," sambungnya.
Pembaca saritilawah regu ini, Ayu Izzun Nufah menguatkan, capaian tersebut merupakan salah satu buah dari latihan. Ayu mengaku kerap menggunakan cermin saat berlatih mimik wajah dan penghayatan.
"Selain kecakapan memilih diksi, mimik, intonasi, dan penghayatan juga penting. Alhamdulillah saya hampir setiap hari berlatih di depan cermin," sambungnya.
Pembaca tilawah regu, Andiny Mahardika menambahkan, doa juga menjadi salah satu pendongkrak keberhasilan. "Setelah disiplin dan ikuti arahan pelatih, doa juga tidak bisa ditinggalkan," tandasnya.
Pada kategori putri, final Syarhil Qur'an diikuti Kafilah Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Kalimantan Selatan. Sedangkan pada kategori putra, Kafilah Papua Barat, DKI Jakarta, dan Kalimantan Selatan bersaing ketat memperebutkan posisi terbaik.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



