Banjar, Bimas Islam -- Hujan masih turun saat bimasislam berbincang dengan peserta Tilawah Remaja Putra asal Sumut, Muhammad Daud Sitorus di Astaka Utama Kiram Park, Banjar, Sabtu (15/10/22). Daud mengaku bersyukur bisa tampil pada ajang MTQ Nasional ke-29 yang diikuti 1.676 peserta dari seluruh Indonesia.
"Belajar tilawah (membaca Al-Qur'an dengan suara indah) sejak kelas 4 sekolah dasar (SD)," ungkap remaja berusia 20 tahun ini.
Selama belajar, Daud memiliki banyak kisah tak terlupakan. Salah satunya momen melewati tempat-tempat sepi dalam perjalanan menuju kediaman guru tilawahnya di Asahan.
"Dulu naik motor. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit. Hanya saja jalannya sepi jadi terasa angker," kenangnya sembari tertawa kecil.
Daud merasa bersyukur karena mendapatkan dukungan orang tuanya. Bagi remaja asal Asahan ini, dalam belajar tilawah dan membaca Al-Qur'an dibutuhkan niat yang lurus.
"Terus berjuang untuk Al-Qur'an. Niat belajar tilawah karena Allah. Jangan putus asa. Meki rumah guru jauh, tetaplah berjuang," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



