Bantul, Bimas Islam -- Kepala KUA Srandakan, Khambali Muksin menyosialisasikan moderasi beragama di SMP N 1 Srandakan. Menurut Khambali, kegiatan yang diikuti para guru dan pegawai di lingkungan SMP N 1 Srandakan ini bertujuan menanamkan kultur moderat.
“Moderasi beragama sangat penting diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai negara dengan keragaman ras, agama, dan budaya, sudah selayaknya menjunjung tinggi sikap toleran,” ujar Khambali dalam keterangannya di Bantul, Kamis (8/9).
Khambali mengatakan, sosialisasi moderasi beragama sudah dua kali dilaksanakan. Kegiatan penguatan moderasi beragama untuk siswa sekolah pernah dilaksanakan di SMP N 2 Srandakan.
“Melihat pentingnya nilai-nilai moderasi beragama, maka menjadi hal yang mendesak untuk menyosialisasikan kepada generasi muda. Sebab, generasi muda merupakan harapan masa depan bangsa dan negara,” tegasnya.
Menurutnya, tidak menjaga sikap toleran sangat rentan dengan gesekan-gesekan atau konflik sosial. Kondisi ini, kata dia, bila tidak diantisipasi sejak dini, sangat berisiko terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam upaya memperkuat kerukunan.
“Upaya antisipatif itu salah satunya dengan menanamkan kultur moderat dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Kita berharap permasalahan yang berpotensi menjadi gesekan atau konflik sosial di tengah masyarakat bisa terdeteksi sejak dini,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



