Padang Pariaman, Bimas Islam – Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama (Kemenag), Cecep Khairul Anwar meninjau lokasi rencana pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Senin (30/12/2024). Proyek yang dirancang menggunakan konsep ramah lingkungan (green building) ini akan didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2025.
Cecep mengatakan, konsep green building bertujuan memberi layanan keagamaan yang modern dan mendukung keberlanjutan lingkungan. “Pembangunan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menunjukkan komitmen Kemenag terhadap layanan berkualitas dan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (2/1/2025).
Cecep menjelaskan, gedung tersebut diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan keagamaan. “Gedung ini akan meningkatkan kualitas layanan, baik untuk urusan administrasi maupun kegiatan manasik haji,” tambahnya.
Pembangunan KUA ramah lingkungan ini juga dirancang untuk mendukung transformasi digital. “ASN KUA harus mampu memanfaatkan teknologi digital agar layanan lebih cepat, transparan, dan efisien,” tegasnya.
Selain lokasi di Patamuan, Cecep juga meninjau Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Sago, yang pembangunannya didanai melalui SBSN 2024.
Sebelumnya, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, menargetkan pembangunan 160 KUA ramah lingkungan pada 2025. Program ini merupakan bagian dari dukungan Kemenag terhadap pelestarian lingkungan, sebagaimana tertuang dalam Deklarasi Istiqlal.
Hadir dalam kegiatan itu, Kasubbag Tata Usaha Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Rama Wahdiyansyah, Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sumatera Barat Yosef Chairul, serta Kepala KUA Kecamatan Patamuan dan Padang Sago beserta staf.
Ba/Mr



