Bandung Barat, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama, Tarmizi Tohor, membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Moderasi Beragama Pengelola Zakat dan Wakaf, Selasa (16/5/2023) di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama bagi pengelola zakat dan wakaf.
Dalam sambutannya, Tarmizi mengatakan, moderasi beragama sangat erat hubungannya dengan zakat dan wakaf. Menurutnya, zakat dan wakaf, melalui pemberdayaan ekonomi, dapat menjadi pendukung program moderasi beragama yang tengah digalakkan Kementerian Agama.
"Kita juga harus melihat ekonomi sebagai sumber daya untuk mendukung moderasi beragama," ujarnya.
Diketahui, saat ini sudah ada tiga program besar Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, yaitu Kampung zakat, KUA Percontohan Ekonomi Umat, dan Inkubasi Wakaf Produktif. Menurut Tarmizi, kerja sama dan kolaborasi perlu terus dilakukan bersama seluruh stakeholder terkait, sehingga cita-cita memberdayakan ekonomi dapat terealisasi.
"Saat ini, juga sudah ditetapkan standar kompetensi nazir dan amil. Saya ingin semua nazir dan amil memiliki standar kompetensi, agar pengelolaan zakat dan wakaf dapat lebih berkembang," ungkap Tarmizi.
"Literasi zakat dan wakaf juga harus terus dilakukan. Saya ingin, tahun 2023 ini, 5.000 masyarakat sudah terliterasi zakat dan wakaf," imbuhnya.
Sementara itu, Juru Bicara Menteri Agama, Anna menyampaikan, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf harus memiliki program- program yang inovatif, kreatif, dan berkelanjutan untuk mendukung moderasi beragama.
Kegiatan Penguatan Kompetensi Moderasi Beragama Pengelola Zakat dan Wakaf ini digelar selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (16-18 Mei 2023) ini diikuti jajaran Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, serta perwakilan Ditjen Bimas Islam lainnya.
Acara ini diawali dengan penguatan kompetensi moderasi beragama, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti outbond, off-road, dan sejumlah permainan lain yang dapat memperkuat solidaritas dan kekeluargaan, sehingga dapat terus menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif.
And/Mr



