Bantul, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kantor Urusan Agama (KUA) Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta bersinergi dengan PLN Yogyakarta menggalakkan program listrik gratis bagi warga kurang mampu.
PAI KUA Bambanglipuro, Arif Yulianto mengatakan, program listrik gratis ini dalam rangka membantu penerangan warga di Bambanglipuro, Bantul. Menurut Arif, memang belum semua rumah di wilayah itu memiliki penerangan listrik yang memadai.
"Kita berharap masyarakat yang belum memiliki penerangan listrik yang memadai bisa menerima manfaat dari program-program kita. Sebab, adanya penerangan listrik ini penting sekali," ujar Arif dalam keterangannya kepada bimasislam di Bambanglipuro, Senin (8/11).
Arif menjelaskan, untuk tahap pertama, pemasangan listrik dilakukan terhadap 13 rumah di Dusun Bregan Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Tahap selanjutnya akan dilakukan pemasangan listrik untuk 17 rumah dengan menunggu hasil verifikasi data dari Kementerian Sosial. Semuanya dilakukan gratis.
Ia menambahkan, dalam sinergi program listrik gratis ini, penyuluh mendatangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan listrik. Setelah dilakukan verifikasi lapangan, penyuluh mengajukan nama-nama warga yang memang membutuhkan listrik ke PLN untuk menerima program listrik gratis.
"Program listrik gratis ini adalah program dari PLN. Kita sebagai penyuluh menjadi fasilitator bagi masyarakat kurang mampu untuk dapat diajukan dalam program ini. Biaya pemasangan listrik sepenuhnya berasal dari PLN. Kita memastikan bahwa warga yang menerima bantuan program listrik gratis ini adalah warga yang benar-benar miskin, bukan warga yang mampu memasang sendiri listrik mereka," ujarnya.
Arif berharap, hadirnya program kegiatan penerangan listrik bagi warga tak mampu itu bisa membantu mereka melakukan aktivitasnya ketika malam hari. Ia juga berharap masyarakat merasakan hadirnya penyuluh di tengah mereka.
"Alhamdulillah listrik di 13 rumah sudah dipasang oleh Tim PLN Bantul. Semoga program ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk aktivitas pada malam hari seperti mengaji dan belajar," kata Arif.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



