Padang, Bimas Islam -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat melalui Bidang Urusan Agama Islam menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin, Senin-Kamis (8-11/5/2023).
Dalam sambutannya, Kakanwil Sumbar, Helmi menegaskan, Kemenag harus membantu masyarakat untuk menyiapkan keluarga yang baik melalui perkawinan. Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, bangsa dan negara. Jika keluarga sudah baik, maka masyarakat, bangsa dan negara juga akan lebih baik.
“Persoalan yang terjadi di masyarakat itu berawal dari keluarga. Karenanya, kita ditugaskan oleh negara untuk mempersiapkan keluarga dengan baik, karena pintu gerbang menempuh rumah tangga itu melalui perkawinan,” terangnya, Senin (8/5/2023).
Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Helmi memaparkan, angka perceraian di Sumatra Barat cukup tinggi, sehingga, kegiatan Bimwin ini diharapkan dapat menekan tingginya angka tersebut.
“Selain itu, Bimwin ini akan kita laksanakan juga di masjid yang sudah ditunjuk di setiap kabupaten/kota sampai kecamatan. Pelaksanaannya bukan saja reguler, tapi juga mandiri,” ungkap Helmi.
Helmi berpesan agar calon fasilitator bisa mengikuti kegiatan Bimtek ini dengan tanggung jawab, karena menyangkut kehidupan generasi di masa mendatang.
“Kami berharap, kegiatan ini memberi perubahan dan cara yang lebih baik, karena yang akan kita hadapi adalah orang-orang dewasa yang tentu pendekatannya berbeda, dan harus bisa memberi pemahaman yang tepat,” tandasnya.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kakanwil Sumbar didampingi Kabid Urais, Edison, dihadiri Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumbar, Kakankemenag Kota Padang, Ketua Tim Kerja Bidang Urais, Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh Agama Islam se-Sumatra Barat sebanyak 100 orang yang terbagi dalam empat angkatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Fasilitator Bimwin.
Wcp/Mr



