Bogor, Bimas Islam --- Tenaga Ahli Menteri Agama Hasanuddin Ali berharap program revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang merupakan program 100 hari kerja Menag dapat terlaksana untuk seluruh KUA di Indonesia.
“Semoga program revitalisasi tidak berhenti di enam KUA percontohan, tapi merata ke seluruh KUA di Indonesia,” katanya saat memberikan materi via zoom dalam diskusi ‘Perumusan Hasil Observasi dan Serap Aspirasi KUA Percontohan Ekonomi Umat’ di Hotel Savero Style, Bogor, Selasa (27/4).
Hasanuddin menjelaskan KUA sebagai layanan Kementerian Agama yang paling dekat dengan masyarakat di tingkat kecamatan, dalam memberikan pelayanan harus hadir dengan layanan terbaik.
“Orang sering kali salah memahami revitalisasi KUA hanya terkait fisik dan infrastruktur. Padahal revitalisasi mencakup semuanya termasuk hal utama sarana dan pelayanan,” urainya.
Diskusi yang dilaksanakan oleh Subdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf pada tanggal 27-29 April 2021, diikuti oleh 30 peserta dari 11 KUA percontohan ekonomi umat, LKK NU, Baznas, FOZ, dan pemangku jabatan terkait. Hadir sebagai narasumber Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Muhammad Adib, dan Alissa Wahid. Selain itu, acara juga memperhatikan protokol kesehatan, terlihat dengan seluruh peserta diwajibkan membawa hasil tes usap antigen.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



