Bantul, Bimas Islam --- Salah satu penerima bantuan KUA Percontohan Ekonomi Umat dari KUA Sewon, Bantul, Ulin Nuha mengaku beruntung. Pasalnya, bantuan yang diberikan Kementerian Agama senilai 10 juta rupiah ini menjadi salah satu suntikan semangat di tengah badai pandemi Covid-19.
"Alhamdulillah, sangat senang. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, kami tentu sangat butuh modal," ungkap Ulin saat ditemui di kediamannya Dukuh Widodo RT 06 Kelurahan Bangunharjo, Sewon, Bantul, Jumat (26/11/21).
Uang senilai 10 juta yang diterima Ulin ini digunakan untuk pembelian alat produksi dan pembayaran gaji karyawan serta tambahan modal.
"Alat press plastik untuk kemasan produk senilai 3,5 juta rupiah, rak 1,5 juta rupiah, sisanya untuk gaji karyawan dan modal," tambah pria 32 tahun ini.
"Alhamdulillah semakin bersemangat. Awalnya hanya ada 1 item produk, alhamdulilah kini terus bertambah hingga ada 30 produk termasuk kopi dan berbagai jenis produk khas Blitar yang sengaja kami pasarkan di Yogyakarta ini," pungkas ayah 3 anak ini.
Sebagai informasi, program KUA Percontohan Ekonomi Umat merupakan dukungan atas Revitalisasi KUA yang merupakan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Dalam program ini, sebanyak 10 orang di 11 KUA yang ditunjuk Kemenag mendapatkan bantuan usaha senilai 10 juta rupiah per orang. Bantuan ini diberikan kepada pelaku UMKM agar usahanya terus berkembang.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



