Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag menerima kunjungan mahasiswa dari Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta di Gedung Kemenag Thamrin, Jakarta, Senin (7/11/2022). Kunjungan ini dalam rangka pendalaman mata kuliah Hukum Zakat dan Wakaf Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengaku gembira dengan kunjungan mahasiswa IIQ Jakarta. Menurutnya, para mahasiswa adalah generasi penerus yang dapat mengembangkan zakat dan wakaf di Indonesia.
"Saya selalu sampaikan, perguruan tinggi itu merupakan mitra strategis untuk mencetak para tenaga ahli dalam tata kelola zakat dan wakaf," ujar Tarmizi.
Tarmizi mengatakan, dengan semakin banyaknya perguruan tinggi yang menerapkan prodi tentang zakat dan wakaf. Maka, menurutnya, zakat dan wakaf bisa dikapitalisasi secara optimal.
"Apalagi, kita punya program zakat produktif yang didukung oleh BAZNAS dan LAZ. Selain itu, pengembangan wakaf juga sudah menyasar ke sektor keuangan syariah," lanjutnya.
Tarmizi mengungkapkan, Kemenag sudah menjalani program zakat dan wakaf produktif untuk membantu perekonomian masyarakat. Di antaranya, program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang ada di 36 lokasi seluruh Indonesia.
"Selain itu, kami juga sedang merancang program Kampung Zakat ada di seluruh Kabupaten/Kota. Untuk pengembangan wakaf, kami juga punya program Inkubasi Wakaf Produktif," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



