Magelang, Bimas Islam -- Penyuluh Agama Islam asal Kabupaten Magelang, Azizah Herawati kembali memenangkan kompetisi menulis bertajuk Anugerah Indonesia Damai. Penyuluh yang bertugas di KUA Candimulyo dan Mertoyudan ini meraih kemenangan di ajang tersebut untuk ketiga kalinya.
"Alhamdulillah kembali menang. Saya mengirimkan dua tulisan, tapi hanya satu yang menang dan diterbitkan menjadi buku," ujar Azizah saat dikonfirmasi di Candimulyo, Senin (9/1/23).
Dua tulisan yang dikirim Azizah berjudul Mesra dalam Perbedaan, Potret Damai dari Lereng Merapi dan Cerpen Anak Bergambar, Upaya Viralkan Perdamaian Sejak Kanak-kanak. "Alhamdulillah, tulisan kedua masuk 34 besar dari 291 karya yang masuk," ungkapnya semringah.
Dalam tulisan tersebut, Azizah menulis tentang dua buku tebitan Ditjen Bimas Islam Kemenag yang berjudul Negeri Harmoni dan Pemilik Tanah Harmoni. Buku tersebut merupakan hasil Coaching Clinic yang dihelat Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.
"Tema kompetisinya: Menurut Kamu Bagaimana Perdamaian Bisa Viral? Nah, menurut saya, buku yang diterbitkan Bimas Islam ini merupakan upaya memviralkan perdamaian sejak belia kepada generasi bangsa karena berbentuk komik," sambungnya.
Anugerah Indonesia Damai merupakan kerja sama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT). Azizah memenangi kompetisi ini pada 2018, 2021, dan 2022.
"Pada 2018 juara 2, diterbitkan dalam buku Ayat-ayat Damai. Pada 2021 masuk 32 besar dan diterbitkan dalam buku Inspirasi Perempuan TOP (Teladan, Optimis, dan Produktif). Tahun 2022 masuk 34 besar dari 219 karya," pungkas perempuan yang aktif di 'Aisyiyah ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



