Jakarta bimasislam --- BAZNAS memberangkatkan tim untuk membantu Korban gempa di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) malam. Tim terdiri yang terdiri dari petugas respon bencana dan petugas kesehatan dipimpin oleh BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
Tim ini membawa bantuan dan obat-obatan yang diperlukan untuk membantu menyelamatkan korban gempa dan tsunami di wilayah tersebut.
Direktur Utama BAZNAS Arifin Purwakananta menyampaikan, BAZNAS siap merespon terjadinya bencana di tanah air.
"BAZNAS Provinsi dan Kabupaten Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) seluruh Indonesia terutama yang aksesnya terdekat dari lokasi bencana diharapkan dapat menyiapkan bantuan bagi korban bencana di Palu ini," katanya.
BAZNAS bergerak untuk merespon terjadinya bencana di awal kejadian, seperti yang sudah dilakukan pada bencana sebelumnya.
Arifin berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada saudara-saudara kita yg menderita karena bencana gempa yg terjadi di Sulawesi Tengah ini.
Tim menempuh jalur udara dari Jakarta ke Makassar, dan akan dilanjutkan dengan jalan darat menuju Palu selam 16 jam perjalanan.
Rute ini dipilih karena Bandara Sis Al Jufri Palu hingga saat ini masih ditutup. Tim BAZNAS diperkirakan akan tiba di lokasi Sabtu siang ini.
Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR telah mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9). Gempa yang berpusat di darat pada kedalaman 11 km ini telah memicu tsunami di pesisir Donggala dan Palu serta mengakibatkan korban jiwa, korban luka, trauma dan kerusakan bangunan.
Sumber : BAZNAS
Penulis : nhkurniawan
Editor : nhkurniawan
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



