Padang, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar pembinaan kompetensi para amil, Selasa (7/6/2022). Kegiatan ini diikuti 42 peserta yang berasal dari pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, serta pengurus Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah mendapatkan izin operasional.
Dalam sambutannya, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, Yufrizal mengatakan, potensi zakat secara nasional berada di angka 233 triliun rupiah per tahun. Namun, capaian zakat baru menyentuh angka 14 triliun rupiah di tahun 2021.
"BAZNAS harus mampu bersinergi dengan Kemenag dalam membangun kepercayaan publik terhadap Organisasi Pengelola Zakat. Hal ini untuk menggenjot capaian zakat sesuai potensinya," kata Yufrizal.
Sementara itu, Subkoordinator Pemberdayaan Zakat Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, M. Rifki menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan keilmuan agar amil memiliki kemampuan dan kompetensi dalam mengelola zakat.
"Pengelolaan zakat harus merujuk kepada regulasi serta syariat Islam, para amil harus menguasai keduanya dalam menjalankan tugas," ujar Rifki.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari praktisi Akuntan Publik dengan materi urgensi pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan yang akuntabel.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



