Sukabumi, Bimas Islam - - Kepala KUA Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, U. Saepullah Ruhiyat mendorong kepada nazir di Kecamatan Sukaraja untuk menggarap tanah wakaf menjadi wakaf produktif. Saepullah menilai, wakaf produktif dapat membantu perekonomian masyarakat.
“Dari 111 lokasi tanah wakaf di Kecamatan Sukaraja saat ini hanya untuk penggunaan masjid, musala, yayasan pendidikan, dan pondok pesantren,” katanya di Sukabumi saat dihubungi bimasislam, Kamis (22/12).
Menurutnya, pengelolaan tanah wakaf menjadi usaha produktif keuntungannya bisa dimanfaatkan untuk masjid dan jemaahnya. Sementara aset wakaf terus bertambah dan pahalanya tetap mengalir untuk wakif.
“Langkah saat ini yang dilakukan adalah terus mengedukasi nazir agar wawasan soal wakaf terbuka, sehingga pengelolaan aset wakaf tak sebatas 3M (Masjid, Musala, dan Makam),” ujarnya.
Saepullah meyakini, apabila aset dan harta benda wakaf bisa dikelola secara optimal, maka perkembangan ekonomi umat akan terbantu. Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan umat Islam terbesar di dunia.
"Untuk itu, kepada para nazir diharapkan dapat mengembangkan aset wakaf yang telah dipercayakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar," tutupnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



