Mataram, Bimas Islam --- Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjalin kesepakatan bersama (MoU) dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi NTB. MoU tersebut ditandangani langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag NTB, Muhammad Zaidi Abdad bersama Kepala DPAD NTB, Julmansyah.
Penandatanganan MoU tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Bimtek Elipski Akses Layanan Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam yang digelar Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urais dan Binsyar di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, selama tiga hari pada Ahad-Selasa, 29-31 Mei 2022.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang turut berpartisipasi atas terwujudnya MoU antara Kanwil Kemenag NTB dengan DPAD NTB,” terang Muhammad Zaidi, Senin (30/5).
Menurutnya, penandatangan MoU tersebut sangat penting dalam rangka meningkatkan kapasitas perpustakaan masjid di wilayah NTB. Apalagi, kata dia, masjid di NTB yang memiliki perpustakaan belum terlalu banyak.
“Terkait dengan peningkatan literasi melalui perpustakaan masjid ini adalah menjadi keharusan bagi kita semua. Melalui MoU ini tentu akan mempermudah kita dalam mewujudkan perpustakaan masjid yang modern dan profesional,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPAD Provinsi NTB, Julmansyah mendukung penuh upaya-upaya peningkatan literasi masyarakat, khususnya di bidang keagamaan. Menurutnya, salah satu elemen penting dalam mewujudkan upaya tersebut adalah meningkatkan kapasitas perpustakaan masjid.
“MoU yang kita tandatangani hari ini menjadi titik awal meningkatkan literasi umat. Kami dari DPAD NTB siap memberikan dukungan untuk menyukseskan misi menjadikan perpustakaan masjid sebagai pusat literasi keagamaan bagi masyarakat,” katanya.
Hadir pada kesempatan itu, Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag Abdullah Alkholis beserta jajarannya, serta 33 peserta terdiri atas operator Elipski Kanwil Kemenag NTB serta pengurus perpustakaan masjid.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



