Jakarta, Bimas Islam --- Sekretariat Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) terus melakukan perbaikan pengelolaan kearsipan dalam upaya meningkatkan keamanan, keautentikan, keutuhan, dan keselamatan arsip sebagai komitmen meningkatkan pemerintahan yang lebih baik di Kemenag, khususnya Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam.
Hal ini dikatakan Kepala Bagian Umum dan Barang Milik Negara (BMN), Dalduri mewakili Sesditjen Bimas Islam saat membuka kegiatan Penatausahaan Arsip-arsip Ditjen Bimas Islam Tahap I di 101 Urban Hotel, Jakarta Pusat, Senin (20/06).
“Sebagai upaya optimalisasi pengelolaan arsip, Ditjen Bimas Islam bertanggung jawab mengelola arsip-arsip inaktif di seluruh satuan kerja (satker) untuk disimpan, dikelola, dan diretensi pada Gedung Pusat Arsip Ditjen Bimas Islam,” kata Dalduri.
Dalduri mengatakan, berdasarkan Undang-undang 43/2009 arsip adalah rekaman peristiwa dalam berbagai bentuk sesuai dengan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang dibuat serta diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Penyelenggaraan kearsipan bertujuan untuk menjamin keamanan sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjamin keselamatan aset nasional, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam pengelolaan dan pelaksanaan arsip yang autentik dan terpercaya,” ujarnya.
Hadir dalam acara Kasubbag Tata Usaha Rita Herawati, Subkoordinator Perlengkapan dan Barang Milik Negara Zufriadi, dan 35 peserta di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



