Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rojak mengatakan, sembilan penghulu di Kota Tangsel dimutasi sebagai upaya meningkatkan kualitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Mutasi dan rotasi merupakan hal biasa dilakukan oleh Kementerian mana pun dalam rangka meningkatkan kinerja, kompetensi, dan pengalaman. Semua pegawai harus menerima dan siap ditempatkan di mana pun, karena telah menjadi sumpah jabatan dan tanggung jawab sebagai abdi negara," ujar Abdul Rojak pada acara Penyerahan SK Tugas Baru bagi sembilan penghulu di Kota Tangsel, Jum'at (29/10/2021).
Menurutnya, datang dan pergi adalah sunnatullah yang pasti akan terjadi dalam kehidupan manusia. Begitu juga dalam bekerja, ada yang datang dan ada juga yang berpindah.
"Kota Tangsel wilayah yang kecil, jadi ditempatkan di mana pun masih sangat terjangkau. Saya berharap di mana pun ditugaskan, para penghulu bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mengedepankan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama," jelasnya dalam keterangan yang diterima bimasislam.
Abdul Rojak menjelaskan, lima nilai budaya kerja Kemenag terdiri atas lima kata, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Menurutnya, jika kelima itu bisa dijalankan maka keberadaan dan kehadiran Kementerian Agama bisa lebih dirasakan oleh masyarakat.
Acara yang bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Tangsel itu, dihadiri oleh Kasi Bimas Kemenag Tangsel Ade Sihabuddin, Analis kepegawaian Rahmat Sukmawan, dan diikuti oleh sembilan penghulu yang akan dimutasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Berikut sembilan penghulu yang menerima tugas di tempat baru:
1. Sholehudin, dari KUA Pamulang ke KUA Ciputat;
2. Abung Hanifah, dari KUA Pondok Aren ke KUA Serpong;
3. H. Muhammad Siddiq, dari KUA Ciputat ke KUA Pamulang;
4. Baihaqi, dari KUA Ciputat Timur ke KUA Pamulang;
5. Taher Iswahyudi dari KUA Ciputat Timur ke KUA Pondok Aren;
6. H. Abdul Aziz, dari KUA Serpong Utara ke KUA Pondok Aren;
7. H. Aliudin, dari KUA Ciputat ke KUA Ciputat Timur;
8. Sukronillah, dari KUA Serpong ke KUA Serpong Utara; dan
9. Cecep Ibnu Khaldun, dari KUA Pondok Aren ke KUA Setu.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



