Barru, Bimas Islam --- Sebanyak 83 Penyuluh Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengikuti Ujian Pemetaan Wawasan Kebangsaan Penyuluh yang bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Barru, Ahad (29/08/2021).
Ujian itu dilasanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru Nomor B 2407/Kk.21.02/6/BA.03.2/082021 tanggal 27 Agustus 2021 tentang Ujian Pemetaan Penyuluh Agama Islam. SK tersebut menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 524 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemetaan Penyuluh Agama Islam tentang Wawasan Kebangsaan dan Pemahaman Keagamaan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Jamaluddin, optimis semua Penyuluh di Barru tidak akan kesulitan dalam mengikuti ujian yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat tersebut.
"Saya tidak terlalu khawatir dengan kemampuan kompetensi Penyuluh kita di Barru ini, karena mereka punya kapasitas sangat memadai. Bahkan sebagian besar dari mereka alumni pesantren, dan rata-rata juga adalah pimpinan dan pengurus ormas. Ada NU, Muhammadiyah, MUI, dan lain-lain. Penyuluh kita di Barru sangat saya andalkan,” kata Jamaluddin saat membuka pelaksaan ujian tersebut.
Ujian pemetaan ini, sambung Jamaluddin, akan menjadi dasar peningkatan kompetensi dan peningkatan kinerja Penyuluh Agama Islam di wilayah Barru dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat serta menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI.
Sementara itu, e-Numerator dalam ujian kompetensi tersebut Muh. Toriq menjelaskan, hasil ujian pemetaan Penyuluh Agama Islam akan dikategorikan berupa warna merah dan hijau.
“Hijau berarti lolos memenuhi standar dan merah berarti tidak memenuhi standar. Bagi yang merah tentunya akan klarifikasi, mudah-mudahan yang di sini semuanya hijau tidak ada yang merah,” ujarnya.
Kepala Seksi Bimas Islam sekaligus Ketua Panitia ujian, Husni Abbas menambahkan, 83 peserta ujian tersebut terdiri dari 24 Penyuluh Agama Islam PNS dan 59 Penyuluh Non PNS, yang berasal dari 7 Kecamatan di Kabupaten Barru.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



