Kendari, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti pelatihan desain grafis, editing foto dan video. Pelatihan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan upaya meningkatkan kompetensi dakwah para penyuluh yang merupakan ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat. Pelatihan dilakukan di Asrama Haji Kendari, Ahad-Senin, 4-5 April 2021.
"Kami berkomitmen untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Penyuluh Agama Islam Sulawesi Tenggara dalam menghadapi zaman milenial sehingga mampu berdakwah sesuai dengan kebutuhan zaman," ungkap Kepala Seksi Penyuluhan Agama Islam dan Sistem Informasi Kanwil Kemenag Sultra, Munawar kepada Bimas Islam, Senin (5/4/21).
Munawar melanjutkan, peserta di kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh narasumber sehingga kegiatan penyuluhan bisa dipublikasikan secara masif kepada masyarakat.
"Penyuluh memiliki kegiatan yang sangat banyak tapi banyak yang tidak terekspos dan tidak terpublikasi dengan baik sehingga terkesan biasa-biasa saja. Penyuluh harus betul-betul memperhatikan kemasan dalam berdakwah di era milenial saat ini," tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta dari 17 Kabupaten/Kota di Sultra. Narasumber dalam kegiatan ini merupakan pakar yang memiliki jam terbang tinggi di bidang desain grafis dan editing konten foto dan video.
"Pematerinya Sulfaritya yang merupakan Produser Program Wisata Traveling, dan Ketua FKPAI Sultra, Mardin Ali Hilman." terangnya.
Peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan antusias. Peserta langsung praktek dan menunjukkan hasil desain masing-masing.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



