Makassar, Bimas Islam -- Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan mengundang 76 Kepala KUA seluruh Sulawesi untuk meningkatkan kompetensi, melalui kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi Teknis dan Perilaku SDM Berorientasi Layanan Publik.
"Selain layanan pencatatan nikah, saat ini hampir seluruh layanan Kementerian Agama ada di KUA. Maka tantangan KUA saat ini adalah bagaimana KUA berfungsi secara maksimal dalam memberi layanan publik," ujar Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam arahannya di Makassar, Sabtu (24/6/2023).
Kamaruddin menjelaskan tiga unsur penting pelaksanaan program Revitalisasi KUA, yaitu penguatan sarana prasarana, sumber daya manusia, dan sistem layanan berbasis digital.
Ia melanjutkan, Revitalisasi KUA merupakan program prioritas Kemenag dalam hampir seluruh layanan. Program Revitalisasi KUA sendiri merupakan upaya Kemenag mewujudkan KUA sebagai pusat pelayanan yang prima, kredibel, dan moderat dalam meningkatkan kualitas umat beragama.
Sementara itu, Plh. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan, Ali Yafid memaparkan, Revitalisasi KUA memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kualitas umat beragama, memperkuat peran KUA dalam mengelola kehidupan beragama, memperkuat program dan layanan keagamaan, dan meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel melaporkan, kegiatan ini diikuti 76 kepala KUA di seluruh provinsi Sulawesi yang terdiri dari 27 Kepala KUA dari Sulawesi Selatan, 16 perwakilan Sulawesi Tengah, 11 perwakilan Gorontalo, 15 perwakilan Sulawesi Tenggara, tujuh perwakilan dari Sulawesi Barat.
Fn/Mr



