Yogyakarta, Bimas Islam --- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DI Yogyakarta menggelar Pembinaan Metodologi Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi Penghulu. Kegiatan itu diselenggarakan di di Grand Kangen Hotel, Yogyakarta, Kamis (23/9/21).
Kepala Kanwil Kemenag DI Yogyakarta, Masmin Afif mengatakan, kegiatan pembinaan metodologi penulisan KTI tersebut dalam rangka meningkatkan kompetensi penghulu di lingkungan Kemenag DI Yogyakarta.
"Dengan pembinaan metodologi penulisan karya ilmiah ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, kualitas, dan profesionalitas penghulu, agar para penghulu mampu menulis Karya Tulis Ilmiah dengan baik dan benar," kata Masmin di Yogyakarta.
Menurut Masmin, salah satu indikator keberhasilan program Kemenag tercermin melalui seberapa besar indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja penghulu di KUA. Penghulu, kata dia, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus prima, kredibel, dan moderat.
“Dalam PMA No. 16 Tahun 2021 disebutkan, Karya Tulis Ilmiah menjadi salah satu tugas penghulu dalam pengembangan profesi, sehingga hasil Karya Tulis Ilmiah tersebut juga sangat dibutuhkan oleh penghulu itu sendiri, sebagai upaya kenaikan golongan serta perolehan angka kredit,” katanya.
Ia mengingatkan, penghulu merupakan garda terdepan dan ujung tombak Kemenag di Kecamatan dalam tugas pelayanan, pengawasan, dan pembinaan keagamaan, khususnya pelaksanaan nikah dan rujuk.
"Keberadaan penghulu sebagai jabatan fungsional yang diangkat oleh Menag mempunyai tugas yang berat dan mulia, berfungsi dan berperan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama pelayanan nikah dan rujuk secara profesional," kata Masmin.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



