Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengingatkan pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan di Kantor Urusan Agama (KUA). Hal ini disampaikan Kamaruddin saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendamping Penyuluh bagi KUA Percontohan Ekonomi Umat di Jakarta, Selasa (12/4/2022).
Kamaruddin mengatakan, transformasi digital merupakan suatu kebutuhan di masa perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Selain itu, lanjutnya, mayoritas masyarakat Indonesia saat ini merupakan generasi muda yang sangat bergantung pada dunia digital.
"Kita tidak bisa lagi memberikan ceramah keagamaan dengan cara konvensional, saat ini generasi muda lebih senang menggunakan media sosial untuk mendapatkan informasi," terang Kamaruddin.
Kamaruddin mengajak para Penyuluh Agama Islam turut mengikuti perkembangan isu-isu sosial di masyarakat. Menurutnya, Penyuluh Agama Islam harus menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat.
"Oleh sebab itu, saya berharap para Penyuluh Agama Islam ini terus meningkatkan literasi dan kapasitasnya dalam membaca realitas yang terjadi di masyarakat," tutupnya.
Kegiatan ini dihadiri 90 Penyuluh Agama Islam dari 25 KUA yang telah ditunjuk untuk menjalankan program Percontohan Ekonomi Umat tahun 2022.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



