Banjar, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan (Kalsel) memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas layanan zakat. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Kalsel Muhammad Thambrin pada kegiatan Kelas Literasi Zakat dan Wakaf Tahun 2023, Sabtu (18/3/2023) di Banjar.
"(Layanan yang dilakukan) adalah menyusun standar layanan zakat yang andal dengan memanfaatkan teknologi digital berbasis crowdfunding dan e-commerce dalam layanan pengumpulan zakat," terangnya.
Thambrin juga mendorong peserta untuk memanfaatkan media sosial dalam meningkatkan kemampuan menulis dan membaca, terutama terkait zakat dan wakaf.
"Gunakanlah media sosial yang ada, serta bijaklah dalam menggunakannya," kata Thambrin.
Kegiatan yang dihadiri 40 peserta dari penyelenggara Zakat dan Wakaf Kab/Kota se-Kalsel, Pengurus BAZNAS Kab/Kota se-Kalsel, dan Pengurus BWI Kab/Kota se-Kalsel ini bertujuan memberi pemahaman terkait pemberdayaan dan pengembangan aset wakaf, optimalisasi kolaborasi dan sinergi kelembagaan, serta partisipasi dana sosial zakat, infak, dan sedekah.
Kegiatan ini juga diharapkan mempermudah para pengelola zakat dan wakaf dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Msk/Mr



