Depok, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam menggelar rapat koordinasi strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Rapat tersebut dilakukan dalam rangka untuk memajukan gerakan zakat Indonesia.
Hadir didalam rapat koordinasi tersebut diantaranya Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, didampingi oleh Sekretaris Bimas Islam M. Fuad Nasar, dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor.
Dalam rapat tersebut, Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, sasaran program tersebut adalah meningkatkan kualitas penerimaan zakat serta meningkatkan partisipasi umat dalam berzakat.
"Sasaran program ini adalah meningkatnya kualitas penerimaan zakat. Indikator kinerjanya yaitu terjadi peningkatan persentase partisipasi umat untuk berzakat atau bertambahnya jumlah para muzaki," kata Kamaruddin Amin, dalam rapat bersama Baznas di Hotel Santika, Depok, Jawa Barat, Senin (8/2/2020).
Selanjutnya sasaran dari memajukan gerakan zakat Indonesia ini lanjut Kamaruddin yaitu, meningkatnya pengelolaan, pembinaan dan pemberdayaan dana zakat. Tak hanya meningkatnya para muzaki tetapi juga meningkatnya para lembaga zakat atau amil zakat.
"Indikatornya, meningkatnya persentase lembaga zakat yang terakreditasi sesuai dengan syariah," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin menambahkan, selain terakreditasi sesuai syariah, para lembaga amil zakat juga harus memiliki sertifikat kompetensi.
"Indikator terakhir dari meningkatnya pengelolaan dan pembinaan pemberdayaan dana zakat adalah adanya peningkatan persentase lembaga zakat yang dibina," tutup Kamaruddin.
(Fadly/Iqbal)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



