Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) baru saja meluncurkan enam Kantor Urusan Agama (KUA) Model di KUA Banjarnegara, akhir Mei kemarin. Salah satu yang menjadi prioritas Revitalisasi KUA adalah peningkatan kualitas kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) di KUA.
Kepala Subdit Bina Kelembagaan KUA Ditjen Bimas Islam Kemenag, Nur Afwa Sofia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan program Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Prima bagi jabatan pelaksana di lingkungan KUA. Program tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di 100 KUA yang menjadi target program Revitalisasi KUA tahun 2021.
“Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di KUA, kita memiliki program Bimbingan Teknis Pelayanan Prima bagi jabatan pelaksana di lingkungan KUA Kecamatan. Targetnya adalah 100 KUA Kecamatan yang masuk dalam program Revitalisasi KUA 2021,” ujar Nur Afwa ketika ditemui wartawan bimasislam di ruangan kerjanya di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (2/6).
“Sampai saat ini sudah dilakukan bimtek terhadap jabatan pelaksana dari 21 KUA, termasuk 6 yang menjadi KUA Model yang kemarin baru saja diresmikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di KUA Banjarnegara,” katanya.
Nur Afwa menerangkan, sejauh ini, Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam sudah menggelar Bimtek Pelayanan Prima dua kali. Yang pertama, kata dia, dilakukan terhadap jabatan pelaksana di enam KUA yang menjadi KUA Model. “Selanjutnya, kita juga melaksanakan Bimtek Pelayanan Prima terhadap 15 KUA. Jadi total sudah 21 KUA,” ujarnya.
Nur Afwa menjelaskan, program tersebut merupakan upaya mendukung harapan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menjadikan KUA sebagai pusat layanan keagamaan. KUA, kata dia, sebagai wajah Kemenag di tengah masyarakat harus bisa memberikan pelayanan terbaik dari hal yang paling sederhana sampai yang rumit.
“Kegiatan pelatihan yang diberikan kepada PNS di lingkungan KUA Kecamatan ini adalah upaya peningkatan kompetensi PNS dalam konteks pelayanan prima, survei indeks kepuasan masyarakat, dan penanganan keluhan masyarakat, tata pemerintahan yang baik dan profesionalisme,” ujarnya.
Setidaknya, lanjut Nur Afwa, ada tiga tujuan utama digelarnya Bimtek Pelayanan Prima. Pertama, menyelenggarakan pelatihan, pendidikan, dan peningkatan SDM KUA Kecamatan dalam skala nasional berbasis kompetensi.
“Kedua, meningkatkan kompetensi dan kapasitas bagi PNS di lingkungan KUA Kecamatan, untuk perbaikan pelayanan publik. Dan ketiga, untuk memberikan pengetahuan baru kepada PNS di lingkungan KUA Kecamatan untuk perbaikan pelayanan publik,” pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



