Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam melakukan Pembinaan Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) dan Musabaqah Hadis Cabang Tahfiz dan Tafsir Tingkat Nasional di Jakarta, Rabu-Jumat (15-17/9/21).
Pembinaan yang diikuti 70 peserta dari perwakilan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Tingkat Provinsi ini bertujuan meningkatkan mutu pelaksanaan STQ Nasional ke-26 yang akan dihelat di Sofifi, Maluku Utara pada 14-23 Oktober 2021 mendatang.
"Dewan Hakim merupakan bagian yang sangat penting dalam STQ dan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an). Ini perlu menjadi perhatian dan afirmasi khusus demi peningkatan kualitas STQ dan MTQ," ungkap Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin saat memberikan arahan di Jakarta, Rabu (15/9/21).
Dirjen menambahkan, STQ dan MTQ bukan sekadar perlombaan. Pria kelahiran Bontang, Kalimantan Timur ini berharap STQ menjadi kegiatan keagamaan yang menjadi salah satu ikon keberagamaan di Indonesia.
"STQ dan MTQ ini memiliki karakteristik khas sekaligus ikon artikulasi keberagamaan di Indonesia," tambahnya.
Menurutnya, pada gelaran STQ dan MTQ Nasional yang dilakukan setiap tahun ini juga melambangkan hubungan yang baik antara negara dan agama sekaligus kolaborasi produktif antara Kemenag dan Pemerintah Daerah (Pemda).
"MTQ dan STQ ini sangat historis dan monumental. Kemenag dan Pemda bersinergi secara kokoh, dan produktif," tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri, Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadis, Rijal Ahmad Rangkuty dan pejabat eselon IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
(Pirman)
Foto: Sandi
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



