Banyumas, Bimas Islam --- KUA Banyumas, Kabupaten Banyumas terus melakukan inovasi layanan. Terbaru, KUA Banyumas menggagas program Laku Rahmat sebagai upaya memberikan layanan kebutuhan masyarakat di bidang agama.
"Kita menggunakan strategi Laku Rahmat (Layanan KUA Ramah Menjemput Umat). Bentuknya, KUA melakukan jemput bola. Bukan masyarakat yang datang, tapi kita yang blusukan, terjun langsung ke masyarakat," ungkap Kepala KUA Banyumas, Moch. Nastholih melalui keterangan tertulis kepada _bimasislam_, Selasa (22/2/22).
Nastholih menjelaskan, Laku Rahmat terinspirasi dari adanya desa yang jauh dari KUA. Pihaknya menyebut Desa Papringan, Binangun, Dawuhan, dan Karangrau yang secara geografis jauh dari KUA Banyumas.
"Kita jadwalkan Petugas KUA berada di desa tersebut. Bisa Penghulu atau Penyuluh Agama Islam untuk memberikan layanan kepada masyarakat," katanya.
Masyarakat di desa tersebut dan desa sekitar bisa mendatangi petugas untuk mendaftar nikah atau mengakses layanan KUA lainnya. Masyarakat juga bisa mendapatkan layanan bimbingan konsultasi keluarga.
"Termasuk layanan konsultasi dan pendampingan pengurusan zakat dan wakaf, sertifikat halal, layanan relasi harmonis, dan pengelolaan keuangan keluarga," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



