Bogor, bimasislam-- Pelaksanaan Capacity Building bagi pegawai Ditjen Bimas Islam, khususnya pejabat eselon 4 dilaksanakan di hotel 101 Bogor (26-28/7). Dalam kegiatan ini peserta dilatih berbagai keterampilan kepemimpinan, diantaranya understanding people, positive mindset, memahami perilaku, membangun kepercayaan dan respek, manajemen stress, responbility, dan lain-lain.
Training selama 3 hari ini dipandu oleh para mentor berpengalaman Values Activation, alumni Universitas Indonesia.
Satu materi penting yang dilatih kepada seluruh peserta adalah sikap dan perilaku jujur dalam bekerja. Regulasi kepelatihan salah satunya diterapkan dengan sistem denda kepada peserta yang datang terlambat. Setiap keterlambatan peserta diminta memasukkan uang denda sebanyak 20.000 ke kotak kejujuran yang telah disiapkan dan hasil dari kumpulan denda akan dibelikan makanan di akhir pertemuan untuk dinikmati bersama.
"Regulasi denda ini untuk menguji bapak dan ibu sekalian, sejauhmana kita memiliki tanggung jawab dan kejujuran dalam menyikapi problem kerja di kantor. Dengan kotak kejujuran ini diharapkan peserta memiliki kesadaran betapa pentingnya disiplin dalam bekerja sekaligus jujur", tandasnya.
Selain itu, peserta juga diajarkan bagaimana melakukan negosiasi dengan partner kerja berdasarkan sumber daya yang dimiliki.
"Banyak pegawai yang mudah mengeluh, sering mengambil jalan pintas karena beralasan memiliki kekurangan ini dan itu. Padahal sadarkah kita bahwa dimanapun kekuarangan selalu ada dan kita harus mampu mengelola kekurangan menjadi sebuah kekuatan", kata mentor, Nur.
Berdasarka pengamatan bimasislam, selama mengikuti training yang bertema Building Powerfull and Effective Team nampak sangat antusias dan kompak. Rata-rata pegawai yang ikut terlibat aktif dalam berbagai sesi training.
"Trainernya bagus, menarik. Meski beberapa kali saya pernah mengikuti training yang sama, namun ini mampu membangkitkan peserta", tegas Sigit Kamseno, salah satu peserta.
(Thobib Al-Asyhar/bimasislam)



