Jakarta, Bimas Islam --- Kankemenag Kabupaten Bulukumba menggagas program Akselerasi Zakat, Infak, dan Sedekah Berbasis Kearifan Lokal untuk Kesejahteraan Umat (Akzi Sifale’nu). Kepala Kankemenag Kabupaten Bulukumba, Yunus mengatakan, Akzi Sifale’nu terinspirasi dari fenomena dan budaya masyarakat Bulukumba yang gemar bersedekah menggunakan barang dibanding uang.
“Budaya masyarakat Bulukumba yang biasa bersedekah dengan segenggam beras dan barang lainnya yang bernilai menjadi motivasi menggagas Akzi Sifale’nu untuk menumbuhkan kesadaran menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Kamis (19/05).
Yunus menjelaskan, gerakan pembiasaan masyarakat bersedekah akan memberikan dampak pada lahirnya kepekaan sosial dalam membantu kaum duafa, penopang kegiatan sosial di desa, dan menjadi jaring pengaman sosial.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Bulukumba, Kamaruddin menyampaikan bahwa dengan adanya Akzi Sifale’nu akan memberikan dakmpak positif bagi peningkatan kualitas layanan penyelenggara zakat.
“Dengan Akzi Sifale’nu, kita dapat mempercepat akses penyediaan informasi ZIS yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan, Camat Bulukumpa, Andi Ridwan Halmin mengapresiasi Akzi Sifale’nu yang digagas Kakankemenag Kabupaten Bulukumba.
“Saya harapkan kepada seluruh Kepala Desa, Lurah, maupun Imam Desa untuk turut serta melakukan sosialisasi dan menyukseskan program ini,” tuturnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



