Grobogan, Bimas Islam -- Kankemenag Grobogan menggelar Penguatan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan. Kepala Kankemenag Grobogan, Imron menyampaikan, kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan sosialisasi moderasi beragama ini diikuti 159 Penyuluh Agama Islam.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan moderasi beragama bagi Penyuluh Agama Islam, terutama menghadapi zaman digitalisasi dan bagaimana menciptakan masyarakat yang harmonis,” ujar Imron dalam sambutannya di Hotel Front One Purwodadi, Grobogan, Selasa (20/9).
Imron menjelaskan, moderasi beragama merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Menteri Agama. Karenanya, kata dia, penting untuk menyosialisasikan secara luas sebagai upaya menciptakan masyarakat yang toleran dan rukun.
“Penguatan moderasi beragama merupakan hal yang penting. Karena itu, Penyuluh Agama Islam perlu menerima pembekalan atau orientasi, sehingga ketika memberikan makna dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat tidak canggung atau gagap,” kata Imron.
Imron menyampaikan, penyuluh agama tidak boleh hanya sekadar berucap moderasi, tetapi harus diaplikasikan dalam tugasnya sebagai penyuluh agama Islam. Sebab, kata dia, penyuluh agama menjadi panutan di tengah masyarakat.
“Sikap moderat penyuluh juga harus diterapkan. Ada tiga sikap moderat, pertama berkomitmen kebangsaan dibuktikan dengan setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, juga anti kekerasan. Kedua, toleransi kepada umat lain, dan ketiga melestarikan kearifan atau budaya lokal,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



