Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimas Islam berkomitmen meningkatkan pelayanan dan program berbasis digital dan Teknologi Informasi (TI). Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Ditjen Bimas Islam sejak awal membuat program kerja berdasarkan TI.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, pelayanan berbasis digital identik dengan transparansi dan profesionalisme.
Hal itu disampaikan Kamaruddin, saat memberikan pengarahan dalam FGD Pengembangan Sistem Informasi Perencanaan dan Evaluasi Ditjen Bimas Islam Tahun 2021 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat.
“e-budgeting, e-planning identik dengan transparansi, identik dengan profesionalisme, identik dengan kerja cepat dan akuntabilitas, karena memang semua berawal dari perencanaan,” kata Kamaruddin, Kamis (20/5/2021).
Kamaruddin menambahkan, e-planning, e-budgeting merupakan hal yang sangat penting dalam era digital saat ini.
“Dalam sebuah organisasi modern, apalagi organisasi sebesar Ditjen Bimas Islam, e-planning, e-budgeting sangat penting sekali. e-planning, e-budgeting, adalah hal yang sangat fundamental dan krusial sekali di era digital saat ini,” ujar Kamaruddin.
Kamaruddin menegaskan, e-planning, e-budgeting dimasa kini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah sistem organisasi. “Jadi tidak ada APBN yang tidak bisa dipantau pimpinan, semua terbuka, transparan,” tandas Kamaruddin.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



