Aceh, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) mendorong Penyuluh Agama Islam di Aceh untuk mengedukasi masyarakat tentang wakaf produktif.
“Sudah saatnya penyuluh mengedukasi masyarakat soal manfaat wakaf produktif dalam memberdayakan masyarakat,” kata Kepala Bidang (Kabid) Azhari kepada Bimas Islam, Rabu (15/12).
Azhari berharap, para penyuluh dalam berdakwah mulai membawakan materi tentang wakaf produktif, karena saat ini masih banyak lahan wakaf yang belum dioptimalkan.
“Di Aceh banyak potensi lahan wakaf produktif namun kurangnya edukasi membuat aset wakaf sebatas untuk masjid dan sekolah,” ujarnya.
Selain itu, Azhari menyatakan, Kemenag Provinsi Aceh dan Baitul Mal di tahun 2022 memiliki program Berdayakan Lahan Wakaf di 23 Kabupaten/Kota Aceh.
“Untuk tahun 2022, Kemenag Aceh dan Baitul Mal memiliki program memberdayakan lahan wakaf di seluruh Kabupaten/Kota Aceh, sebagai bentuk meningkatkan wakaf produktif,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



