Kutai Kartanegara, Bimas Islam --- Rombongan Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama melakukan peninjauan tindak lanjut program prioritas (proper) daerah binaan di Desa Santan Tengah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Rabu (25/5).
Turut hadir dalam acara peninjauan tersebut Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor yang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus masjid, majelis taklim, dan yayasan penerima bantuan.
Sebelumnya, di Samarinda pada Selasa (25/5) malam saat mendampingi Dirjen Bimas Islam dalam pertemuan dengan jajaran Kanwil, Penghulu, dan Penyuluh Agama bertempat di Aula MAN 2 Samarinda, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menekankan agar program-program Bimas Islam harus mempunyai manfaat yang konkrit dan terukur kepada masyarakat.
"Jajaran pusat dan daerah agar satu visi, persepsi, dan simpul koordinasi dalam mengawal program. Perhatikan tata kelola anggaran dan keuangan yang akuntabel," terang Fuad.
Menurut Fuad, capaian pelaksanaan program dan realisasi anggaran Bimas Islam bukan sekadar angka-angka ststistik yang bisa ditampilkan, tapi harus memberi dampak terhadap kehidupan umat Islam di tanah air.
"Karena yang terbaik bagi umat, maka juga yang terbaik bagi Kemenag. Kita melakukan segala sesuatu bukan karena ambisi organisasi, tapi untuk kemajuan dan kesejahteraan umat dan bangsa," imbuhnya.
Bantuan kepada warga Desa Santan Tengah di antaranya adalah voucher bantuan senilai 100 juta rupiah kepada Masjid Assyifa, 25 juta rupiah kepada Majelis Taklim Assyifa, 50 juta rupiah untuk Yayasan As'adiyah, mushaf Al-Qur’an dan buku Iqro' yang diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor.
Lalu penyerahan 300 paket perlengkapan salat seperti sajadah, mukena, dan sarung oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar. Selain itu juga ada penyerahan 200 mushaf Al-Qur’an dan 100 buku Iqro, serta santunan terhadap 20 anak yatim masing-masing Rp 1 juta diserahkan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Ditjen Bimas Islam Sinarliati Kamaruddin Amin.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



