Medan, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam, Muhammad Agus Salim, menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadikan Visi dan Misi Kementerian Agama sebagai ruh awal dalam program layanan keagamaan di tengah masyarakat. Pesan penting Direktur tersebut disampaikan di hadapan 100 orang peserta Sosialisasi Kebijakan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Provinsi Sumatera Utara, bertempat di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (16/10).
“Visi dan Misi Kementerian Agama yang bertujuan pada Terwujudnya Masyarakat Taat Beragama, adalah ruh dari layanan keagamaan yang selama ini kita selenggarakan, karenanya Keberadaan Direktorat Urais dan Binsyar ini jika dilihat dari beragam jenis layanannya mulai dari Hisab Rukyat Syariah, Kemasjidan, Kepustakaan hingga Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik harus ditujukan untuk peningkatan kualitas tersebut ”, ungkap Agus.
Dalam pemaparannya mantan Irwil IV Itjen Kementerian Agama RI ini tidak lupa untuk terus mengingatkan penanaman aspek integritas bagi para aparatur negara, yang kemudian menurutnya dapat mendukung efektifitas serta keberhasilan dari beragam jenis layanan yang dilaksanakan.
“Di era informasi yang serba terbuka saat ini, kontrol terhadap layanan keagamaan akan senantiasa terpantau intens oleh masyarakat, artinya jika kita tidak menanamkan secara kuat aspek integritas maka tujuan keberhasilan program yang efektif mustahil dapat tercapai, alih-alih tanpa aspek itu (integritas;red) kerjaan kita akan jatuh pada bentuk pelanggaran yang sama-sama tidak kita inginkan”.
Secara reflektif sosok Magister Pendidikan jebolan UHAMKA Jakarta itu menutup persentasinya dengan pengandaian kondisi Kementerian Agama bak Kapal Besar yang sedang berlayar di lautan lepas, yang dalam situasi apapun antara masing-masing awaknya harus tetap menjalankan fungsi layanan keagamaan dengan sikap bertanggung jawab dan professional.
“Upaya kita untuk menciptakan umat Islam (beragama;red) yang baik dan taat, harus pula ditopang dengan tanggung jawab besar para aparatur yang ada di dalamnya, ibarat berlayarnya Kapal Besar di tengah lautan sejatinya pasti memiliki sebuah tujuan, meski dalam kondisi diterjang badai sekalipun para awak yang memegang mesin, mengendalikan kemudi, mengontrol layar wajib tetap berada pada tugas-tugasnya,” pesan Agus. Dan jangan sampai, lanjut Agus justru para awak malah ikut melubangi badan kapal, karena hal itu menurutnya akan mengakibatkan kerugian bagi semua pihak.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Iwan Zulhami, yang diwakili Kabid Urais Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara Syafii, menyampaikan bentuk apresiasi dan rasa terimakasihnya atas program sosialisasi kebijakan Bidang Urais Binsyar yang dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara.
“Program sosialisasi Kebijakan Bidang Urais Binsyar ini sungguh merupakan salah satu wujud sinkronisasi program antara Pusat dan Daerah, kami sangat bersyukur dan memberikan apresiasi penuh kepada Ditjen Bimas Islam Pusat, karena dapat memberikan kesempatan Provinsi Sumatera Utara dalam menerima informasi kebijakan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama secara lebih aktif dan menyeluruh” ujarnya.
Syafii selanjutnya mengajak kepada seluruh peserta sosialisasi dapat khidmat dan fokus dalam menerima segala informasi kebijakan Bidang Urais Binsyar, dan mengaitkannya dengan rencana strategis Kementerian Agama dalam menjadikan nilai moderasi sebagai rel dan panduan, khususnya dalam memberikan layanan kehidupan beragama di tengah-tengah umat dan seluruh kepentingan bangsa di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (16-17/10) ini, dihadiri oleh 100 orang peserta, terdiri atas Kepala Kantor Kementerian Agama Kab/Kota Se Provinsi SUMUT, Kasi Bimas Islam di lingkungan Kanwil Prov. SUMUT, Perwakilan Ormas Islam, NU, Al-Wasiliyah, Muhammadiyah, pejabat esselon III dan IV, serta staf di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
Adapaun narasumber lainnya dalam kegiatan ini, turut pula diisi oleh Kasubdit Hisab Rukyat Syariah Nurkhazin, Kasubdit Kepustakaan Islam Abdullah Alkholis, Kasi Kemasjidan Zamroni dan Kasi Advokasi dan Penanganan Konflik Tuti Sobariati.
Penulis: Syafaat
Editor: Syafaat
Foto: Bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



