Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati berharap seluruh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama peserta Bimtek Pendamping KUA Percontohan Ekonomi Umat dapat menerima seluruh materi yang diberikan dengan baik.
“Semoga ilmunya bermanfaat dan dapat diaplikasikan saat mendampingi penerima manfaat,” katanya saat menutup Bimtek Pendamping KUA Percontohan Ekonomi Umat di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (5/11).
Wida mengatakan, peningkatan kompetensi berupa laporan keuangan, dan pembuatan rencana bisnis terhadap penyuluh adalah ilmu baru yang harus dibagikan kepada penerima manfaat untuk menyukseskan Program KUA Percontohan Ekonomi Umat.
“Para penyuluh harus bangga menjadi orang terpilih untuk menyukseskan program yang menjadi benchmark pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Acara yang dilaksanakan pada 3-5 November 2021 diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari penyuluh dan Kepala KUA dari 11 KUA Percontohan Ekonomi Umat, dan pejabat terkait di lingkungan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Para peserta dibekali materi pembuatan laporan keuangan, rencana bisnis, dan evaluasi.
Kesebelas KUA Percontohan Ekonomi Umat adalah KUA Matangkuli, Aceh Utara, Aceh; KUA Gunung Toar, Kuantan Sengingi, Riau; KUA Sematang Borang, Palembang, Sumatera Selatan; KUA Gunung Sugih, Lampung Tengah; KUA Duren Sawit, Jakarta Timur; KUA Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat; KUA Banjarnegara, Jawa Tengah; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Sewon, Bantul, Yogyakarta; KUA Banjarmasin Timur, Banjarmasin; KUA Biringkanaya, Makassar.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



