Gorontalo, Bimas Islam --- Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi Gorontalo di Hotel Aston, Kota Gorontalo resmi berakhir pada Rabu (3/11/21). Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kemenag, Syamsul Bahri.
"Ayo warnai media sosial dan dunia maya dengan menebarkan Islam rahmatan lil 'alamin, damai, wasathiyah, dan solutif di tengah masyarakat," ajak Syamsul secara virtual.
Syamsul menambahkan, penyiar memiliki cara yang khas dalam menyampaikan siaran. Pihaknya berharap, usai mengikuti PKPAI para penyiar lebih sering menyisipkan konten keislaman saat siaran.
"Sisipkan konten keislaman, soal tauhid, fikih, wawasan kebangsaan, dan konten kebaikan lain saat siaran," tambahnya.
Jika peran ini dilakukan dengan baik, lanjut mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini, penyiar akan mampu mencerahkan masyarakat.
"Kompetensi yang diberikan selama PKPAI ini, jika diamalkan, akan membuat masyarakat semakin tercerahkan," pungkasnya.
Hadir dalam penutupan PKPAI Provinsi Gorontalo, Kasi Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam, Nur Kumala Dewi, dan Kasi Penais Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Reny Armita Sari.
Kegiatan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Para peserta menjalani tes PCR dan swab antigen sebelum kegiatan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



