Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menerima lawatan kerja dari Ketua Otoritas Umum Bidang Urusan Islam dan Wakaf (Menteri Wakaf) Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Matar Al Kaabi untuk menindaklanjuti kerja sama dalam segala bidang, di antaranya dalam hal perwakafan.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan acara jamuan makan siang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Pimpinan Badan Wakaf Indonesia (BWI), serta pejabat di lingkungan Ditjen Bimas Islam dengan delegasi UEA di Jakarta, Jumat (5/3) siang.
Kamaruddin menerangkan pertemuan dengan delegasi UEA tersebut dilakukan untuk membicarakan potensi wakaf antara kedua negara dan peluang kerja sama ke depannya.
“Kita berkomitmen untuk menindaklanjuti pembicaraan ke arah yang lebih kongkrit ke depan,” kata Kamaruddin.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor menyambut baik hubungan kerja sama antara dua negara ini.
“Ini kerja sama yang bagus guna memberdayakan tanah wakaf menjadi lebih produktif dan positif,” katanya saat dihubungi.
Ketua BWI M.Nuh juga mengatakan pertemuan dengan UEA membahas pemanfaatan aset tanah wakaf dan rencana pembangunan rumah sakit gratis untuk rakyat kurang mampu.
“Saya mau wakaf di Indonesia berkontribusi nyata dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kesehatan,” kata Menteri Pendidikan periode 2009-2014.
Pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut penandatangan MoU antara Indonesia dan UEA yang ditandatangani di Istana Kepresidenan Qasr Al-Wathan, Abu Dhabi pada Januari 2020 lalu.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



