Jakarta, Bimas Islam --- Sesditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengapresiasi kerja keras tim penulis draf buku Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam. Fuad mengucapkan terima kasih atas kontribusi ilmu dan pemikiran dalam memformulasikan ide serta gagasan sehingga melahirkan sebuah karya yang berharga bagi Kementerian Agama umumnya Ditjen Bimas Islam khususnya.
“Ini merupakan sebuah produk literasi yang berharga bagi Bimas Islam dan semoga menjadi karya yang diterima masyarakat,” kata Fuad mewakili Dirjen Bimas Islam saat membuka kegiatan Uji Sahih Buku Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam di Hotel Milenium, Jakarta Pusat, Selasa (11/01) malam.
Fuad berharap, buku ini nantinya bisa menjadi rujukan dalam memahami moderasi beragama. Fuad mengatakan, untuk mudah dipahami masyarakat, naskah buku telah disusun menggunakan diksi-diksi pilihan, rujukan akurat, dan ditulis sistematis. Selain mudah dimengerti, juga memberikan nilai keilmiahannya. Namun tiada karya yang sempurna.
Fuad mengatakan buku ini bukan sekedar teks yang mati, tapi perlu dihidupkan lewat dialog, termasuk melalui reviu dan uji sahih ini. Fuad mensitir ungkapan Imam Abu Hanifah, salah seorang imam mujtahid yang besar di Dunia Islam sekian abad silam. "Apa yang baru saja saya katakan itu (hanyalah) suatu pendapat, dan inilah yang terbaik yang dapat saya berikan. Kalau kemudian ada orang (lain) yang datang dan memberikan pendapat yang lebih baik dari pendapat saya ini, maka (pendapat) dialah yang lebih tepat untuk dianggap sebagai yang benar daripada (pendapat) saya.”
Selain itu, Fuad menyatakan, lahirnya draft buku setebal 333 halaman ini menjadi penerus budaya literasi yang sudah terbentuk puluhan tahun di Kementerian Agama.
“Semoga buku Moderasi Beragama perspektif Bimas Islam menjadi penerus karya-karya yang telah dilahirkan terdahulu oleh Kemenag di zamannya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, buku Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam saat ini masih dalam tahap uji sahih dan direncanakan akan terbit dalam tahun 2022 ini.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



