Jakarta, Bimas Islam --- Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab memberikan pujian kepada imam asal Indonesia. Selain memiliki kualitas dalam hal bacaan Al-Qur'an, imam asal Indonesia dipuji karena akhlak yang baik.
"Pengalaman kami yang lalu, hasil seleksi imam asal Indonesia di Uni Emirat Arab banyak dipuji orang baik dari segi akhlak dan kualitas bacaan Al-Qur'an," ungkap Penasihat Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab, Thalib Asy-Syaikhi dalam pertemuan Konsultasi Bilateral Working Group Kerja Sama RI-Uni Emirat Arab yang dilangsungkan secara virtual di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (23/2/21).
Pihaknya juga menyebutkan, imam asal Indonesia pandai bergaul dengan sekitar.
"Cara mereka bersosialisasi bagus dan sangat disiplin. Ini kesaksian masyarakat Uni Emirat Arab terhadap imam yang datang dari Indonesia," tambahnya.
Tak hanya soal bacaan, Thalib juga menyatakan bahwa para imam juga dituntut mampu berbahasa Arab.
"Standar paling utama adalah hafal Al-Qur'an, bacaannya bagus, tajwid dan makhrajnya sesuai, dan suara yang indah sesuai dengan hukum tajwid. Syarat lainnya harus mengetahui fiqih thaharah dan fiqih shalat, bisa membaca kitab berbahasa Arab karena akan menjadi pengisi di acara pengajian di masjid-masjid," tambahnya.
Selain itu, para imam asal Indonesia juga akan ditugaskan menjadi Khatib Jumat.
"Para imam diutamakan punya kompetensi Bahasa Arab karena bertanggung jawab menyampaikan khotbah serta harus menguasai fiqih baik fiqih syafi'i atau fiqih maliki," pungkasnya.
Hadir dalam Working Group tersebut Direktur Penerangan Dakwah Islam Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab, Abdurrahman As-Sanusi, Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Sekretaris Menteri Agama, Thobib Al-Asyhar, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar, Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor serta pejabat dari eselon 2, 3 dan 4 Kementerian Agama.
(Pirman)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



