Bogor, Bimas Islam -- Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Bimas Islam, Kementerian Agama (Kemenag), menandatangani Serah Terima Provisional Hand Over (PHO) Konstruksi Fisik Pusat Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Zona Literasi SBSN UPQ TA 2024 di Ciawi, Bogor, Jumat (11/10/2024).
Setelah penandatanganan dokumen Berita Acara Serah Terima PHO Konstruksi Fisik PLKI, dilakukan penyerahan kunci secara simbolis dari Direktur PT Mega Bintang Abadi, Sumardi, kepada PPK Konstruksi Fisik Pembangunan Gedung PLKI Zona Literasi, Rida Cameli.
Kepala UPQ, Jamaluddin M. Marki mengatakan, progres pembangunan PLKI Zona Literasi rampung dibangun dan telah direviu oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenga. “Serah terima ini bertepatan dengan hari Jumat. Semoga membawa berkah. Proyek ini telah direviu oleh Inspektorat Jenderal dan selesai 100% dalam waktu 260 hari,” ujarnya.
Jamal menjelaskan, pembangunan PLKI Zona Literasi melibatkan tiga perusahaan, yakni PT Mega Bintang Abadi, PT Deta Decon, dan PT Indulexco.
"Tiga tahun lalu gagasan ini tampak seperti mimpi, tetapi berkat kerja keras, proyek ini akhirnya berhasil diwujudkan,” ucapnya.
PLKI Zona Literasi direncanakan akan diresmikan oleh Presiden dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh umat. Gedung ini juga diharapkan menjadi destinasi wisata religi bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
“PLKI Zona Literasi didesain untuk menampung berbagai literatur keagamaan, baik klasik maupun modern,” tambah Jamaluddin.
Kepala Biro Perencanaan Setjen Kemenag yang diwakili Ida Nur Qosi mengusulkan, PLKI dapat mengukur indeks kepuasan masyarakat, serupa dengan pengukuran indeks kepuasan terhadap layanan KUA.
“Serupa KUA, UPQ juga mesti merencanakan instrumen khusus yang bisa digunakan untuk mengukur indeks kepuasan masyarakat terhadap PLKI,” pungkas Ida.
PLKI Zona Literasi
PLKI Zona Literasi memiliki bangunan vertikal dengan konsep arsitektur Islam modern, yang diharapkan menjadi ikon baru wisata religi serta pusat peradaban Islam di Nusantara. Bangunan ini terdiri dari empat lantai dengan fungsi berbeda-beda:
Lantai I: Layanan publik yang mencakup ruang penyambutan tamu, area display informasi Al-Qur’an, dan fasilitas seperti ruang kesehatan, toilet, serta ruang tamu VIP.
Lantai II: Ruang diorama sejarah mushaf Al-Qur’an, ruang arsip digital, expo produk cetakan mushaf, dan koleksi kaligrafi serta MTQ.
Lantai III: Kepustakaan Islam dengan koleksi buku, manuskrip, naskah kuno, dan fasilitas untuk anak serta penyandang disabilitas, termasuk Al-Qur’an Braille.
Lantai IV: Auditorium berkapasitas 80 orang dengan konsep mini teater yang dapat digunakan untuk edukasi, seminar, dan diskusi interaktif, serta ruang administrasi karyawan UPQ.
Wcp/Mr



