Palu, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag terus melakukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui program KUA Percontohan Ekonomi Umat. Salah satunya di KUA Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Calon penerima manfaat dari program KUA Percontohan Ekonomi Umat di Kecamatan Palu Barat, Andi Rahma mengaku, saat ini harus membantu mencari nafkah bagi keluarga setelah suaminya terkena PHK akibat pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu.
"Sekarang mencoba berjualan abon ikan tuna dan mie titi Makassar, sebelumnya hanya menjadi reseller pakaian atau kosmetik," ungkap Andi kepada bimasislam, Kamis (30/6/2022).
Andi menyatakan, apabila telah mendapatkan bantuan modal sebesar 10 juta rupiah dari Kemenag, ia akan gunakan untuk membeli freezer sebagai tempat penyimpanan ikan tuna dan sejumlah peralatan lainnya.
"Abon ikan tuna ini lumayan cukup laris, dalam sebulan omzet yang saya dapatkan itu bisa mencapai 3 juta rupiah," lanjutnya.
Andi berharap, melalui pembinaan dan pendampingan dari program KUA Percontohan Ekonomi Umat, usaha yang dijalankannya dapat lebih berkembang ke depan.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



