Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam terus berupaya meminimalisir angka terjadinya konflik keagamaan. Sepanjang 2021 kemarin, tercatat ada 22 kasus yang terjadi.
Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik (BPKI-PK) Ditjen Bimas Islam, Akmal Salim menegaskan, pihaknya sigap melakukan pendekatan persuasif ketika muncul tanda-tanda akan terjadi konflik. Pendekatan dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur di wilayah itu.
“Kita bergerak cepat, misalnya ketika ada ceramah-ceramah yang memancing lalu muncul tanda-tanda akan terjadi konflik, maka kita melakukan pendekatan persuasif, kita sejak awal meredam agar konflik tidak terjadi,” ujar Akmal ketika ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (6/1).
Akmal menerangkan, dari 22 kasus yang terjadi pada 2021 kemarin, sebagian besar tertangani dengan baik. “Hanya saja, konflik keagamaan itu sifatnya dinamis, kadang tensinya tinggi, kadang mereda, nanti naik lagi. Ini yang terus kita waspadai,” tegasnya.
“Ketika masih tahap awal, maka kita melakukan pendekatan persuasif. Namun ketika konflik sudah terjadi, kita hanya berharap aparat keamanan segera menghadapi. Tentu saja kita tetap melakukan pendampingan,” imbuhnya.
Selain melakukan pendekatan persuasif, jelas Akmal, Subdit BPKI-PK juga membagikan sejumlah buku pegangan bagi Penyuluh Agama Islam (PAI) di daerah, seperti buku Pedoman Penanganan Aliran Bermasalah, Pedoman Pembinaan Korban Aliran dan Paham, hingga Himpunan Peraturan Bidang Keagamaan.
“Buku-buku digital ini dibagikan sebagai pegangan bagi Kasi Bina Paham, Kasi Bimas Islam, Penyuluh Agama Islam, dan bahkan sesiapapun. Tujuannya agar mereka memahami dan bisa melakukan pencegahan ketika muncul tanda-tanda akan ada konflik. Jadi mereka tahu apa yang mesti dilakukan,” kata Akmal.
Buku-buku itu bisa didapat cuma-cuma di http://s.id/PustakaDigitalBPKI.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



