Nabire, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Nabire terus berupaya menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama. Salah satunya, dengan menumbuhkan rasa toleransi kepada masyarakat setempat.
"Di Kabupaten Nabire, warga hidup berdampingan secara rukun dan damai, tidak melihat adanya perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ungkap Kepala Kankemenag Kabupaten Nabire, Yafet Iyai kepada bimasislam, Rabu (28/9/2022).
Yafet mengatakan, koordinasi bersama lintas sektoral seperti Pemda, DMI, BAZNAS, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sudah berjalan cukup baik sehingga kondisi sosial kemasyarakatan dapat kondusif.
"Upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat telah dilakukan melalui program Kampung Zakat di Desa Gamei Jaya. Kami berharap ini mendapat dukungan dari semua pihak," lanjutnya.
Yafet berharap, dengan semakin berkembangnya program Kampung Zakat dapat mengentaskan kemiskinan dan menciptakan keadilan sosial bagi masyarakat Kabupaten Nabire.
"Program ini sangat dirasakan manfaatnya untuk membantu masyarakat yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T)," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



