Bandung, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Adib mengatakan pihaknya bersama pemangku jabatan penggerak zakat dan wakaf terus mengoptimalkan potensi zakat dan wakaf di Jawa Barat. Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan manfaatnya untuk masyarakat.
“Kami akan terus mendorong zakat dan wakaf sebagai instrumen untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya saat ditemui di Kanwil Kemenag Jabar, Bandung, Selasa (16/03).
Adib mengakui sementara ini zakat dan wakaf masih berfokus ke penerimaan dan pengumpulan. Oleh karena itu, Kemenag bersama Baznas dan BWI Jawa Barat bekerja sama untuk mendorong dua instrumen pemberdayaan umat dapat optimal untuk masyarakat.
“Zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat jangka pendek dan wakaf sebagai jangka panjang harus terus dioptimalkan agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Adib berharap Baznas dan BWI Jawa Barat memberikan pelatihan bagi masyarakat untuk dapat menjalankan program pemberdayaan, agar jalannya bisa seirama dengan pemerintah.
“Kalau kita hanya fokus cara pemberdayaan tanpa ada pelatihan yang diberikan kepada masyarakat, maka jalannya program tidak dapat berbarengan dan akan tidak berjalan,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



