Batanghari, Bimas Islam --- Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Wida Sukmawati mengatakan, KUA Percontohan Ekonomi Umat merupakan program inovasi dari Kemenag dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga.
"KUA Percontohan Ekonomi Umat dapat menjadi solusi untuk meminimalisir angka perceraian, karena faktor ekonomi menjadi salah satu faktor utama penyebab perceraian," ujar Wida saat membuka peresmian KUA Percontohan Ekonomi Umat di Aula Kankemenag Kabupaten Batanghari, Jambi secara daring, Kamis (9/6/2022).
Wida menyampaikan, agar program ini berjalan dengan baik, diperlukan kerja sama yang baik antara tim pendamping dari Penyuluh Agama Islam di KUA, tim pendamping dari LAZ, dan para penerima manfaat.
"Karena zakat dan wakaf bukan hanya sekadar urusan keagamaan, namun juga dapat menjadi penopang perekonomian nasional," ujarnya.
Wida memastikan, dalam program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang akan diresmikan di 25 lokasi pada tahun ini, para penerima manfaat akan terus dibimbing hingga usahanya berkembang.
"Kita terus berupaya untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap KUA, kini bukan hanya sekadar mengurusi masalah asmara, tapi juga menjadi sentra pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga," pungkasnya.
Sebagai informasi, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag kembali meresmikan 4 KUA Percontohan Ekonomi Umat angkatan III tahun 2022 secara serentak. Keempat lokasi tersebut, yakni KUA Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi; KUA Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat; KUA Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur; dan KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



