Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) terus mengupayakan peningkatan minat baca milenial terhadap buku keagamaan, salah satunya melalui Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (ELIPSKI). Hal ini disampaikan Subkoordinator Pengendalian Mutu Naskah Agama dan Keagamaan Islam Kementerian Agama, Nur Rahmawati.
“Kementerian Agama sangat mendukung segala upaya peningkatan minat baca masyarakat, khususnya milenial. Untuk semakin memudahkan dan mendekatkan kepada masyarakat, kami membentuk aplikasi yang dikenal dengan ELIPSKI,” ujar Nur Rahmawati saat menjadi narasumber Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) yang disiarkan Youtube Bimas Islam TV, Rabu (7/9).
“ELIPSKI menyediakan buku-buku keagamaan, tidak hanya berkaitan dengan fikih, tetapi juga buku umum keagamaan Islam, termasuk buku yang berisi pengalaman tentang indahnya toleransi antarumat beragama,” tambahnya dalam acara bertajuk ‘Menarik Minat Baca Milenial di Era Digital’.
Dia menerangkan, ELIPSKI yang dikembangkan Subdit Kepustakaan Islam Kemenag ini juga memiliki banyak layanan yang bertujuan meningkatkan literasi, seperti layanan telaah buku, bantuan buku, buku digital, bantuan perpustakaan masjid, hingga aduan buku.
Untuk memperkaya literasi, katanya, Kemenag telah mengadakan Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbasis Moderasi Beragama. Melalui kegiatan ini, Kemenag menjaring beragam penulis andal, tidak hanya kalangan penyuluh agama, tetapi juga dosen, guru, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga.
“Kegiatan Coaching Clinic telah digelar selama tiga kali ini merupakan komitmen Kementerian Agama dalam rangka menghasilkan lebih banyak penulis naskah Islam. Untuk edisi tahun ini, kami memilih segmentasi penulisan naskah Islam untuk anak berbasis perpustakaan masjid,” katanya.
Dia menambahkan, Kemenag melalui Subdit Kepustakaan Islam juga rutin mengundang pegiat literasi untuk memberikan sumbang saran berkaitan dengan upaya peningkatan literasi, khususnya literasi keagamaan Islam. “Ini komitmen kita untuk meningkatkan literasi keagamaan,” tegasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



