Jakarta, bimasislam-- Ditjen Bimas Islam menggelar rapat dengan pengurus Yayasan Pembangunan Islam (YPI) dalam rangka merumuskan pengelolaan Unit Percetakan Alquran (UPQ) terkait dengan aset yang dimiliki kedua belah pihak. Rapat dipimpin langsung oleh Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin.
Dihadapan pengurus YPI, Muhammadiyah Amin memberi apresiasi karena YPI telah meletakkan dasar atas berdirinya UPQ. Selanjutnya pihak Ditjen Bimas Islam mendukung dilakukannya inventarisasi aset UPQ, di mana saat ini sebagian merupakan milik YPI dan sebagian milik Kementerian Agama.
“Saya atas nama Dirjen Bimas Islam mengucapkan terimakasih kepada YPI yang merupakan cikal bakal adanya percetakan Alquran sekarang dan saat ini sebagian mesin masih merupakan milik YPI. Tentu kita akan melakukan inventarisasi sesuai dengan aturan yang ada”, ujar Amin.
Dikatakan Amin, saat ini UPQ jauh lebih baik karena telah melakukan pembaruan terhadap beberapa sarana dan prasarana. Meski demikian mesin yang dimiliki YPI dan digunakan UPQ tetap akan dimanfaatkan dengan sistem sewa.
Lebih lanjut, mantan Rektor IAIN Gorontalo itu mengungkapkan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas SDM pegawai UPQ. “Saat ini sudah banyak mesin tambahan untuk menunjang kinerja UPQ, SDM juga banyak karena dibantu dengan pegawai musiman”, terangnya.
Sementara itu, Ketua YPI, Syamsuddin, sependapat dengan Dirjen Bimas Islam terkait perlunya penataan aset yang berada di UPQ dan berharap pihaknya dilibatkan dalam perawatan mesin yang merupakan milik YPI.
“Saya sependapat dengan Pak Dirjen, kita perlu melakukan penataan aset atau inventarisasi, mesin semakin tua maka semakin butuh perawatan, bagaimana baiknya yang paling penting sesuai dengan aturan yang berlaku”, ujar Syamsuddin.
Untuk diketahui, UPQ pada Tahun 2017 mampu mencetak 110 ribu Mushaf Al-Qur'an serta Al-Qur'an dan Terjemahnya. Tahun ini UPQ akan mencetak Mushaf, Al-Qur'an dan Terjemahnya, serta Juz 'Amma sebanyak 350 ribu.
Hadir sebegai peserta rapat, Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Tarmizi, Kabag Umum Ditjen Bimas Islam, Yusni, Ketua YPI, Syamsuddin, beberapa pengurus YPI dan Perwakilan UPQ.
(syamsuddin/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



